Batu Akik Kalsedon Permata dari Pacitan

May 26, 2015 at 2:18 am Leave a comment

Batu akik jenis kalsedon adalah termasuk salah satu jenis batu akik yang paling banyak diburu. Batu akik jenis ini  di dunia internasional biasa dikenal dengan chalcedony.

Tidak hanya di Indonesia, batu akik kalsedon juga begitu diminati oleh pehobi dari manca negara karena selain warnanya indah batu mulia jenis ini memiliki tingkat kekerasan sampai 7 skala Mohs. Batu yang di daerah asalnya akrab disebut dengan batu keladen ini pertama ditemukan di pacitan Jawa Timur oleh seorang ahli batu akik . Berikut ini uraian lengkap batu akik kalsedon atau keladen.

  1. Awal Penemuan Batu Akik Kalsedon

Batu akik jenis kalsedon awal ditemukannya sekitar sepuluh tahun yang lalu oleh seorang ahli batu akik dari Pacitan. Dia adalah Mbah Paiman Timbul, ahli dan pengusaha batu akik dari Kecamatan Donorejo Kabupaten Pacitan yang menemukan specimen batu mulia jenis keladen ini. Kemudian baru pada sekitar tahun 2013 batu ini dikenalkan pada publik.

Specimen pertama kali yang ditemukan adalah batu kalsedon dengan warna yang masih muda dengan dihiasi dengan sinar bias yang halus. Tapi inklusi yang terdapat pada batu yang ditemukan tersebut menunjukkan serat – serat yang kasar. Nah, baru belakangan ini fenomena batu dengan karakter serat seperti itu dikatakan fenomena batu kalsedon “punggung/kura-kura”.

  1. Motif Batu Akik Kalsedon

Ada beberapa motif yang ada pada batu jenis kalsedon. Tak kurang ada empat motif yang begitu indah yang membuat batu jenis ini begitu diminati. Berikut ini motif batu akik kalsedon.

  • Motif Punggung Kura – Kura, motif ini yang jamak ditemukan dari batu akik jenis Kalsedon.
  • Motif Klep Moonstone, sesuai dengan namanya, batu ini jika diberi memiliki warna putih yang terang dan jika diberi cahaya senter akan menyerupai bulan.
  • Motif Klep Cat’s Eye, motif klep dengan kemilau garis tali yang memanjang dari ujung satu ke ujung lainnya.
  • Motif Bi-Colour dan Tri-Coluour Change, motif ini dimiliki oleh jenis Batu King Keladen – Golden Supreme.
  1. Klasifikasi Batu Akik Kalsedon

Selain mempunyai beberapa motif, batu akik jenis keladen juga mempunyai banyak klasifikasi yang perlu Anda ketahui. Karena pad masing – masing klasifikasi dari batu akik ini mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Berikut ini klasifikasi batu akik kalsedon.

  • Golden Supreme, klsifikasi jenis ini merupakan jenis batu akik terbaik dari jenis kalsedon. Sering juga disebut dengan jenis emas terbaik karena memiliki warna kuning kemasan menyerupai logam mulia emas. Di luar negeri batu klasifikasi ini sering disebut dengan Yellow Chalcedony.
  • Supreme Sunrise, untuk jenis klasifikasi ini tidak begitu jauh dengan jenis golden supreme, namun agak lebih muda warna kungninya. Jenis ini biasa disebut dengan Sinar Mentari Pagi Terbaik atau di pasaran mancanegara disebut Light Yellow Chalcedony.
  • Red Baron, batu kalsedon pada klasifikasi ini mempunyai nama lain batu Bangsawan Merah. Mempunyai warna merah dengan keemasan begitu mendominasi pada batu akik ini. Disebut juga Golden Reddish di mancanegara batu ini ditemukan oleh Kang Samidi seorang perajin asal Donorejo Pacitan dengan warna batu merah kristal yang begitu indah.
  • Princess Snow White, atau Putri Salju yang sering juga disebut sebagai batu White Chalcedony. Ada dua bagian dari batu ini yang dibedakan dari asalnya. Untuk yang berasal dari sungai disebut Princess Ndasar Calcedony Snow White sedang yang dari sungai Princess Snow White Chalcedony.
  • Prince atau Pangeran, yang jamak untuk klasifikasi jenis Pangeran memiliki warna hijau, abu – abu atau kuning serta pink. Yang khas dari jenis ini adalah ketika di kenai cahaya senter maka batu jenis klasifikasi ini berubah menjadi kuning muda. Yng termasuk dalam klasifikasi ini adalah jenis Prince Ndasar dan Prince Keladen.
  • Supreme Sunset atau Matahari Terbenam Terbaik dengan dominasi warna orange seperti matahari yang akan terbenam. Dalam pasaran di mancanegara disebut juga Orange Chalcedony.

 

 

Entry filed under: keilmuan, lingkungan, sejarah. Tags: .

Upacara 17 Agustus 2014 ala Banyuurip Seyegan Tiga Gunung di Seyegan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


angan keyen


caretan kecil penaku..
kerusakan lingkungan....
pedihnya kaum minoritas..

My account in facebook

My account in yahoo

My account in twitter

Calendar

May 2015
M T W T F S S
« Sep   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Blog Stats

  • 51,645 hits

Share this blog

Bookmark and Share
Bookmark

Print and pdf

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 5 other followers

blog-indonesia.com
Best regards,

%d bloggers like this: