Hampir 100 hektar terumbu karang hancur dan rusak

June 10, 2010 at 12:56 pm 3 comments

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hampir 100 hektar terumbu karang di perairan Kabupaten Kota Baru dan Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, hancur dan rusak. Kondisi ini terjadi akibat tidak terkendalinya penangkapan ikan menggunakan bom ikan.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kalsel Isra di Banjarmasin, Rabu (9/6/2010). Selain bom ikan, banyak nelayan mengambil terumbu karang untuk dijual.

Untuk mengembalikan terumbu karang yang rusak dan hancur, dilakukan kegiatan transplantasi terumbu karang. ”Kami juga membentuk kelompok-kelompok pengawas,” ujar Isra.

Saat ini sudah ada 70 kelompok pengawas yang bertugas mengawasi pencarian ikan secara ilegal ataupun penggunaan bahan peledak yang merusak lingkungan. Kelompok ini tersebar di hampir semua daerah pantai.

Menurut Isra, cukup sulit untuk mengawasi pengambilan ikan yang merusak terumbu karang, khususnya untuk daerah yang jauh dari pantai. ”Sarana dan prasarana untuk mengawasi masih terbatas,” katanya.

Dari hasil pemantauan terakhir Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel tahun 1999, terumbu karang di Kota Baru yang rusak mencapai 29,99 hektar, sedangkan yang baik 1.263 hektar. Di Tanah Bumbu ada 64 hektar terumbu karang rusak, 87,5 hektar kondisinya sedang, dan 178,5 hektar kondisinya baik.

Keberadaan terumbu karang tersebar di pantai timur Kalsel dan kawasan Pulau Laut. Di pantai timur, mulai dari Tanjung Selatan hingga perbatasan Kaltim, terdapat terumbu karang. Beberapa di antara terumbu karang lokasinya cukup dekat dengan garis pantai, seperti di daerah Sungai Cuka yang berkedalaman 5 meter, Pulau Nangka Kecil, Pulau Nangka, dan Pulau Tabuan.

Adapun terumbu yang di Pulau Laut tersebar antara lain dari Tanjung Semisir di Pulau Laut Barat sampai ke Pulau Kunyit, Tanjung Seloka, dan berakhir di Tanjung Alangalang di Pulau Laut Selatan.

Sebelumnya, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Kalsel Rakhmadi Kurdi mengatakan, ada sekitar 200 hektar terumbu karang di Kalsel rusak dari total sekitar 13.000 hektar terumbu karang yang ada. (Kompas Cetak).

http://www.tribunne ws.com/2010/ 06/10/bom- ikan-hancurkan- 100-hektar- terumbu-karang

Entry filed under: keilmuan, lingkungan. Tags: .

NoMix, Toilet Ramah Lingkungan Konsep green building

3 Comments Add your own

  • 1. Kare  |  June 17, 2010 at 12:09 pm

    Nice article.

    Reply
  • 2. personal attorney in jury new york  |  June 22, 2010 at 3:59 pm

    Thank you for this post, really interesting. Feel free to comment on my blog, I was solving similar problem.

    Reply
  • 3. battery terminal  |  January 29, 2011 at 1:17 pm

    Hey, any great tips on battery boxes? Thank you

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


angan keyen


caretan kecil penaku..
kerusakan lingkungan....
pedihnya kaum minoritas..

My account in facebook

My account in yahoo

My account in twitter

Calendar

June 2010
M T W T F S S
« May   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives

Blog Stats

  • 51,645 hits

Share this blog

Bookmark and Share
Bookmark

Print and pdf

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 5 other followers

blog-indonesia.com
Best regards,

%d bloggers like this: