Pernah terpikirkan kah hal yang biasa anda lakukan sangat membantu perusakan lingkungan.

January 8, 2010 at 5:05 pm Leave a comment

Mahasiswa merupakan hal terhebat bagiku ketika siang itu merupakan hari pengumuman kelulusan di SMA ku, sebuah SMA di kota terpencil. Dan Yogyakarta adalah tempat dimana paling banyak mahasiswa menimba ilmu. Kota yang terkenal dengan kota pelajar ini merupakan kota yang menelurkan pemimpin bangsa ini, beberapa dosen dari universitas terkemuka sekarang banyak menjadi pejabat Negara. Kota ini berjasa menelurkan orang hebat yang akan membangun negeri ini, namun apa yang kita lakukan terhadap kota ini??? Impianku jadi mahasiswa di Yogyakarta biar nanti menjadi orang yang berguna kira kira begitu tekadku waktu itu. Karena “MAHA”siswa. Lantas apakah selalu menjadi parameterkah perilaku mahasiswa?

Yah ini hanya pemikiran konyol dari ku yang terinspirasi ketika pagi itu aku melihat seorang bapak setengah baya sebut saja begitu karena menurut perkiraan ku umurnya tidak kurang dari 40 tahun, yang sedang mengumpulkan sampah di salah satu TPS (Tempat Pembuangan Sementara). Saat itu aku baru saja dari rumah seorang teman dan akan segera pulang kerumah karena semalaman aku belum tidur. Ketika itu aku berhenti di sebuah lampu merah, terlintas di otak ku ..wah banyak bener yah sampahnya.

Ketika sampai rumah kembali pikirku terganggu..wah banyak juga ya sampah yang dihasilkan dalam sehari. Wah memang manusia itu sampah pikirku. Bayangkan saja dalam sehari kita berapa kilogram sampah non organic yang kita hasilkan?dalam seminggu?dalam sebulan?dalam setahun? Dan dikali jumlah mahasiswa yang indekos di yogya, (saya juga ngekos jadi makannya juga beli) makan nasi 3 kali. Kemudian kali itu juga kita membeli makanan dengan dibungkus kantong plastic, karena kantong plastic merupakan alat pembawa yang ringkas praktis dan mudah. Berarti tiga buah kantong plastic telah diproduksi dan telah dibuang apabila itu memang dibuang dan menurut pengalamanku plastic itu di buang sih. Cocok dengan hukum nya segala kekayaan di bumi digunakan untuk kesejahteraan manusia, mempermudah kehidupan manusia. Begitu ya kira-kira hukum kita.

(Senin, 14 – Januari – 2008, 11:14:50 Bandung, itb.ac.id) Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun, dan 14 juta pohon ditebang.

(Wikipedia) Plastik merupakan material yang baru secara luas dikembangkan dan digunakan sejak abad ke-20 yang berkembang secara luar biasa penggunaannya dari hanya beberapa ratus ton pada tahun 1930-an, menjadi 150 juta ton/tahun pada tahun 1990-an dan 220 juta ton/tahun pada tahun 2005. Saat ini penggunaan material plastik di negara-negara Eropa Barat mencapai 60kg/orang/tahun, di Amerika Serikat mencapai 80kg/orang/tahun, sementara di India hanya 2kg/orang/tahun.

Istilah plastik mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Mereka terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi. Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapt dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Nama ini berasal dari fakta bahwa banyak dari mereka “malleable”, memiliki properti keplastikan. Plastik didesain dengan varias yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, “reliency” dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri.

Produk minyak bumi adalah bahan bermanfaat yang berasal dari minyak mentah (minyak bumi) setelah diproses di pengolahan minyak. Menurut komposisi dan permintaan minyak mentah, pengolahan dapat memproduksi berbagai jenis produk minyak bumi. Produk minyak terbesar digunakan sebagai energi; bermacam tingkatan minyak bahan bakar dan bensin. Pengolahan juga memproduksi bahan kimia lain, beberapa diantaranya digunakan dalam proses kimia untuk membuat plastik dan bahan berguna lainnya. Sejak minyak bumi sering berisi beberapa persen sulfur, sejumlah besar sulfur juga sering diproduksi sebagai produk minyak bumi. Hidrogen dan karbon dalam bentuk arang minyak bumi juga dapat diproduksi sebagai produk minyak bumi. Produk hidrogen sering digunakan sebagai produk perantara untuk proses pengolahan minyak lainnya seperti pemecahan katalitis hidrogen (pemecahan hidro) dan hidrodesulfurisasi.

Separuh penghuni jogja adalah orang dari luar Yogya yang menimba ilmu di Yogyakarta dan mereka biasanya “ngekos”. Dan juga biasanya “mereka beli maem diluar” alias jajan biar bisa agak ngirit makannya dibungkus dan dimakan dikos. Nah plastiknya dari pada menuh-menuhin kos ya udah buang ajah. Dan selalu itu yang dilakukan ketika mereka lakukan tiap kali membeli makan diluar. Hal ini selalu diabaikan pahahal dampak yang terjadi sangat luas sekali seperti yang saya kutip dari milis ITB, mulai dari hal yang sepele dan aplikatif, yang seharusnya kita lakukan bukan untuk menggodok konsep yang matang matang dan bisa tercover semua yang pembuatan konsepnya saja butuh waktu 2 tahun dan aplikasinya 10 tahun mendatang… dan juga kita tidak perlu mencaci maki penggagas konsep tersebut menyesalkan apa yang telah dilakukan tapi mulai dari diri sendiri dengan menyadari arti penting kesadaran terhadap kelestarian lingkungan. Mulai berpikir besar dan melakukan tindakan kecil untuk tujuan besar.

Banyak hal keseharian yang dapat kita kurangi untuk menyelamatkan lingkungan :

  1. Plastik bekas pembungkus makanan.

Mulailah tidak membungkus makanan dengan plastic kresek yang biasa diberikan penjual makanan untuk membungkus makanan kita, toh biasanya mahasiswa kalo bepergian selalu membawa daypack (tas gendong ato tas jinjing) tas selain juga berfungsi untuk style saya rasa juga didesain untuk tempat nasi bungkus kita jadi tidak perlu plastic kresek lagi kan? Ditambah lagi untuk mewadahi makanan siap santap kita secara langsung, karenan plastic kresek ini daur ulang dari berbagai bekas wadah (mungkin bekas bahan kimia dsb).

  1. Struk atau nota belanja.

Kita juga bisa tidak meminta nota apabila berbelanja, stuk nota selalu diberikan kepada kita, emangnya kita mau mempertanggungjawabkan pembelian kita kepada Negara?bukan-bukan itu. Kita harus bertanggung jawab kepada lingkungan toh struk tersebut nantinya juga kita buang. Mulai berfikir mulai dari diri sendiri akibat yang terjadi tentang stuk tersebut.

  1. Pipet/sedotan

Kadang dalam penyajian minuman oleh beberapa warung makan mereka tidak menyediakan sendok sebagai pengaduk namun cukup menyediakan pipet saja. Kenapa masih perlu pipet padahal cara meminum minuman tersebut adalah dengan diminum langsung bukan disedot. Bahan ini juga dapat bereaksi terhadap panas. Dan kandungan yang berada didalamnya dapat bereaksi yang dapat membahayakan kesehatan

  1. Bungkus styrofoam

Hindari pemakaian bungkus makanan dengan styrofoam karena selain bahan ini sangat susah diterima oleh tanah, juga mengandung residu stiren (dari lampiran peringatan masyrakat yang diterbitkan oleh BPPOM RI).

Mungkin dengan dimulai dengan 4 hal kecil tersebut yang perlu mulai kita lakukan dalam keseharian kita. Akhirnya seperti yang sering saya dengar ketika khotbah sholat jumat “ saya mengajak kepada diri sendiri dan rekan-rekan yang peduli dengan lingkungan untuk menyadari hal tersebut”. “Lakukan hal tersebut dan rasakan dampaknya” maaf Pak Mario Teguh saya pinjam kata-katanya. (AnganKeyen Mapala Unisi).

Entry filed under: keilmuan, lingkungan. Tags: .

Festival Blog STOS Bisikan Lirihku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


angan keyen


caretan kecil penaku..
kerusakan lingkungan....
pedihnya kaum minoritas..

My account in facebook

My account in yahoo

My account in twitter

Calendar

January 2010
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Blog Stats

  • 51,645 hits

Share this blog

Bookmark and Share
Bookmark

Print and pdf

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 5 other followers

blog-indonesia.com
Best regards,

%d bloggers like this: