HCV (high conservation value)

March 6, 2009 at 9:58 am Leave a comment

HCV (high conservation value) Pernah mendengar tentang HCV alias High Conservation Value, atau disebut juga sebagai Nilai Konservasi Tinggi? Banyak masyarakat umum yang belum mengenal tentang HCV.Ganip Gunawan, staf HCV dari Aksenta menjelaskan keberadaan HCV di perkebunan kelapa sawit, serta dampak perkebunan kelapa sawit terhadap orangutan pada Obrolan Konservasi di Pusat Primata Schmutzer, pada 29 November lalu. Dalam kesempatan ini Ganip membagi pengalamannya selama melakukan kajian di beberapa perkebunan kelapa sawit. Berdasarkan sudut pandang perkebunan kelapa sawit, HCV merupakan kawasan dalam area HGU (Hak Guna Usaha) perkebunan sawit yang bertutupan dengan vegetasi hutan atau tempat lain yang perlu dijaga (jika telah ada) atau dicadangkan (jika belum ada) serta dikelola dengan baik. HCV ditujukan sebagai tempat bagi kelangsungan hidup spesies-spesies penting dan juga penduduk lokal, yang berada dalam lingkungan perkebunan. Saat ini, banyak kawasan atau daerah yang belum dilindungi tetapi didalamnya ada satwa atau mahluk hidup lainnya yang patut dilindungi oleh negara. Sebetulnya, daerah-daerah ini memiliki nilai konservasi yang penting atau tinggi. Terdapat beberapa hal yang melahirkan adanya HCV, yaitu satwa yang tidak dapat membedakan status kawasan dan adanya cara pandang tentang pembedaan kawasan yang mempertajam dikotomi konservasi dan pembangunan. Selama ini sebagian pemilik lahan perkebunan kelapa sawit, menganggap orangutan sebagai hama bagi perkebunan mereka. Tak heran, mereka berpikir untuk memusnahkan orangutan dengan cara yang sangat kejam. Sebagian orang berpendapat orangutan yang berkeliaran di lahan perkebunan kelapa sawit, perlu dipindahkan dari area perkebunan untuk menyelamatkan orangutan tersebut dari kepunahan. Kawasan hutan lindung yang belum tentu terjaga keberadaannya dan tempat rehabilitasi bagi orangutan yang terbatas merupakan salah satu kesulitan tersendiri untuk memindahkan orangutan dari daerah perkebunan. Tangung jawab konservasi sendiri tidak harus dipikul atau dilakukan para penggiat lingkungan dan konservasionis saja. Ini juga menjadi tanggung jawab masyarakat termasuk pemilik perkebunan kelapa sawit. Dari pengalaman Ganip, ditemukan beberapa perusahaan sawit yang lahannya juga bertumpang tindih dengan hutan karet dan terfragmentasi. Beberapa diantara perkebunan itu memiliki lahan perkebunan karet di dalamnya. Ternyata di lahan tersebut masih ditemukan orangutan. Orangutan tersebut lama berada di hutan karet yang terfragmentasi tadi. Orangutan ini mengganggu lahan kebun dengan mengkonsumsi umbut sawit, namun ada pihak perkebunan yang tidak mempermasalahkan hal ini. Kegiatan HCV merupakan kegiatan yang murni bersifat sukarela. Tidak adanya sumber daya manusia yang mengelola HCV di perkebunan kelapa sawit. Tidak adanya penelitian yang dilakukan di perkebunan. Serta anggapan perusahaan yang kurang baik mengenai HCV menjadi kendala tersendiri bagi kelanjutan program ini. Pembahasan mengenai HVC pada Obrolan Konservasi ini berjalan dengan menarik dan interaktif dengan peserta yang hadir. Ganip juga mengajak peserta Obrolan Konservasi untuk menjawab tiga pertanyaan yang berhubungan dengan keberadaan orangutan yang berada di lahan perkebunan kelapa sawit. Pertanyaan yang diberikan tersebut tentunya memberikan pencerahan mengenai keberadaan HCV saat ini.

adopt from http://educationschmutzer.multiply.com/journal

Entry filed under: keilmuan, lingkungan. Tags: .

SEJARAH KOTA YOGYAKARTA KONSERVASI POHON ULIN (Eusideroxylon zwageri) DI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


angan keyen


caretan kecil penaku..
kerusakan lingkungan....
pedihnya kaum minoritas..

My account in facebook

My account in yahoo

My account in twitter

Calendar

March 2009
M T W T F S S
« May   Nov »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

Blog Stats

  • 51,645 hits

Share this blog

Bookmark and Share
Bookmark

Print and pdf

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 5 other followers

blog-indonesia.com
Best regards,

%d bloggers like this: