Aneka Tanaman Alternatif Pembersih Udara

November 27, 2011 at 3:52 am Leave a comment

Berbagai polutan setiap harinya mencemari udara kita. Padahal udara yang bersih turut mendukung kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar kita. Dibanding menggunakan berbagai peralatan seperti penyaring udara yang membutuhkan energi listrik, buat hidup kita lebih hijau dengan berbagai tumbuhan. Selain menyaring udara, tanaman juga meningkatkan konsentrasi oksigen di udara, meningkatkan konsentrasi oksigen di udara, meningkatkan kelembapan. Berikut ini beberapa tumbuhan yang bisa digunakan :
a. Aloe Vera (Lidah Buaya), kegunaannya yaitu dapat menyerap beragam jenis polutan di udara.

b. Chlorophytum comosum atau dikenal dengan sebutan lili paris
Kegunaannya yaitu dapat menghilangkan formalin dari udara yang dihasilkankan furniture, asap rokok, deodoran hingga berbagai kosmetik. Formalin adalah bahan yang dapat menyebabkan radang tenggorokan, sakit kepala, batuk hingga bronkitis.

c. Spathiphyllum wallisii atau sepatu artis, kegunaannya yaitu dapat menghisap trichloromethylene dari cairan pembersih yang kering. Senyawa ini biasa terdapat tiner yang menempel di tembok. Trichlorometylene dapat menyebabkan kanker, iritasi hingga merusak air dan organisme di dalamnya untuk jangka waktu yang panjang.

dikutip dari “101 Ideas to Save Our World”

Tambahan dari intisari Tanaman Alternatif Pembersih Udara yaitu “Bioindikator”

Bioindikator adalah komponen biotik (tanaman/hewan/mikrobial) yang dapat dijadikan indikator kondisi/komposisi komponen biotik dan abiotik.
Contoh:
1. Adanya sekumpulan capung/burung sriti (kapinis) biasanya menunjukkan (mengindikasikan) banyak terdapat makanan di tempat itu. Hal ini biasanya dijadikan patokan petani bahwa di lahannya sudah terdapat hama, sehingga dapat dilakukan penanganan dengan segera;
2. Dalam satu hamparan lahan banyak terdapat/tumbuh pohon “harendong”, maka itu mengindikasikan bahwa tanah di lahan itu masam (pH 4,5 – 5,5), karena harendong hanya tumbuh subur pada tanah dengan kisaran pH segitu;
3. Jika menjelang malam terdapat banyak laron/siraru, biasanya mengindikasikan tidak akan hujan;
4. Jika hewan hutan keluar dari persembunyiannya dan masuk ke pemukiman biasanya mengindikasikan akan terjadi bencana alam (gunung meletus);
5. Jika tikus yang ada di kapal laut keluar dari persembunyannya dan berkumpul di bagian tertinggi atau loncat ke laut biasanya mengindikasikan akan terjadi badai;
6. Jika populasi babi hutan meningkat, itu mengindikasikan menurunnya populasi pemangsanya (anjing hutan/harimau/macan tutul, dll.);
7. Jika di suatu tempat seluruh daun pisang pada sobek, itu mengindikasikan angin di daerah tersebut sangat kencang.

Jadi kesimpulannya bioindikator adalah hewan/tumbuhan yang dapat dijadikan pertanda/petunjuk/indikator keberadaan hewan/tumbuhan lain (biotik), iklim makro (musim, curah hujan, kecepatan angin, badai, dll) dan iklim mikro (jenis tanah, pH, salinitas (kadar garam), struktur tanah, fluktuasi suhu, dll.) di daerah tertentu.

sumber : yahoo answer…

Entry filed under: keilmuan, lingkungan. Tags: .

“Gerakan Hemat Air dengan Aplikasi Teknologi Penampung Air Hujan & Air Air Conditioner (AC) Secara Berkelanjutan” Apalagi solusi banjir kita? Yuk kita bikin sendiri Tong Penangkap Air Hujan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


angan keyen


caretan kecil penaku..
kerusakan lingkungan....
pedihnya kaum minoritas..

My account in facebook

My account in yahoo

My account in twitter

Calendar

November 2011
M T W T F S S
« Aug   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives

Blog Stats

  • 37,534 hits

Share this blog

Bookmark and Share
Bookmark

Print and pdf

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 4 other followers

blog-indonesia.com
Best regards,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: